Memilih Makanan untuk Ibu Hamil

Makanan untuk ibu hamil merupakan sumber asupan nutrisi utama. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan berpengaruh langsung terhadap kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Karenanya, menu makanan yang akan dikonsumsi oleh ibu hamil perlu benar-benar diperhatikan. Agar  tetap sehat dan janin tumbuh dengan normal.

Perlu diperhatikan, kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil berbeda setiap periode kehamilannya. Ini berkaitan dengan kebutuhan perkembangan bayi. Tahapan kehamilan dibagi dalam tiga tahap, yaitu trismester I, trismester II dan trismester III. Berikut adalah kebutuhan nutrisi dan jenis makanan untuk ibu hamil setiap tahap kehamilannya:

Trismester I

Trismester pertama merupakan masa-masa awal kehamilan. Biasanya ditandai dengan gejala morning sickness. Pada tahap ini nutrisi dibutuhkan untuk menunjang kesehatan ibu dan pertumbuhan awal janin Selain itu, nutrisi juga dibutuhkan untuk menambah stamina dan daya tahan ibu. Mengingat, perubahan hormonal pada masa-masa awal kehamilan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan ibu hamil.

Makanan untuk Ibu Hamil

MEMILIH MAKANAN UNTUK IBU HAMIL

Untuk itu, pada trimester pertama ibu hamil membutuhkan beberapa nutrisi penting seperti asam folat, protein, vitamin dan mineral. Nutrisi-nutrisi ini bisa diperoleh pada jenis makanan untuk ibu hamil berikut:

1. Sayuran dan buah-buahan

Sayuran hijau diketahui bermanfaat untuk mengurangi rasa mual pada awal-awal masa kehamilan. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah-buahan merupakan nutrisi penting bagi perkembangan janin. Selain itu sayuran dan buah juga kaya akan serat yang baik bagi proses metabolisme tubuh.

2. Sereal

Sereal kaya akan mineral, vitamin B, karbohidrat dan kalsium yang baik bagi stamina ibu hamil dan perkembangan janin.

3. Kacang-kacangan

Kedelai, kacang hijau dan kacang merah adalah jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Jenis makanan ini dikenal kaya akan vitamin B, protein dan asam folat yang dibutuhkan untuk perkembangan saraf bayi.

Trismester II

Kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil pada trisemester kedua ini hampir sama dengan trismester sebelumnya. Hanya saja pada trisemester kedua perlu ditambahkan konsumsi makanan yang mengandung kalsium, Omega 3  dan vitamin A.

Kalsium penting bagi pertumbuhan bayi pada trismester kedua. Terutama untuk menunjang pertumbuhan tulang, dan cikal bakal gigi di balik gusi. Sumber kalsium bisa diperoleh dari susu dan produk olahannya.

Omega 3 penting untuk menunjang pertumbuhan otak bayi yang pesat. Omega 3 bisa diperoleh dariikan salmon, makarel, sarden, kacang kedelai, tahu, telur, sayuran hijau, wijen, susu, dan keju.

Vitamin A perlu dikonsumsi oleh ibu hamil dalam jumlah cukup, namun jangan berlebihan. Umumnya, pada usia kehamilan trismester kedua ini ibu hamil mengalami kekeringan mata. Oleh karena itu diperlukan asupan vitamin A yang cukup. Vitamin A bisa diperoleh dari sayuran dan buah-buahan seperti wortel, tomat dan rimbang.

Trismester III

Pada trismester III beban yang dibawa ibu hamil semakin berat. Sehingga, kebutuhan energi bagi ibu hamil semakin besar. Sementara itu perkembangan otak janin juga semakin pesat. Hal ini tentunya tentunya perlu ditunjang dengan asupan nutrisi yang cukup.

Pada periode ini ibu hamil membutuhkan asupan kalori yang lebih besar. Kalori bisa diperoleh dari makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Karbohidrat diperoleh dari serealia, kentang, biji-bijian, kacang-kacangan dan gula. Sementara kebutuhan lemak bisa diasup dari  daging, mentega, susu, alpukat dan minyak nabati

Selain itu, untuk menunjang kesempurnaan perkembangan bayi, ibu hamil juga perlu diberi asupan vitamin B1, B2, B3 dan B6 yang banyak terdapat pada susu, keju, hati dan telur. Yodium dan air juga perlu dikonsumsi secara cukup oleh ibu hamil.

Jadi, selektiflah dalam memilih bahan makanan untuk ibu hamil. Agar makanan yang dikonsumsi benar-benar mampu menunjang kesehatan ibu dan bayi.