Menghitung Usia Kehamilan dengan HPHT dan USG

Menunggu kelahiran buah hati adalah moment yang tentu sangat ditunggu-tunggu bagi calon ayah dan ibu. Selain mempersiapkan apa yang dibutuhkan, diperlukan juga pengetahuan seputar ibu hamil, salah satunya adalah mengetahui cara menghitung usia kehamilan. Lalu, bagaimana cara mengetahui usia kehamilan yang tepat dan akurat? Untuk lebih jelasnya simak pembahasannya berikut ini:

Manfaat Mengetahui Usia Kehamilan

Mengetahui usia kehamilan bukan hanya bermanfaat untuk ibu hamil  dan janin, namun juga bermanfaat bagi para suami untuk selalu siaga dan siap pada waktu menjelang kelahiran. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika mengetahui usia kehamilan antara lain:

  • Perkembangan janin setiap bulannya mengalami perkembangan dan kebutuhan yang berbeda-beda, oleh sebab itu dengan mengetahui usia kehamilan bisa mengetahui pula kebutuhan ibu hamil sesuai dengan usia kehamilan. Misalnya, pada awal-awal kehamilan akan terjadi perkembangan pada janin dan perubahan tubuh, jadi calon ibu membutuhkan asupan makanan yang banyak mengandung vitamin, kalsium, magnesium dan asam florat seperti susu, sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Mengetahui jadwal pemeriksaan dengan rutin.
  • Mengetahui jadwal persalinan, sehingga bisa mempersiapkan proses persalinan lebih matang,

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda pilih untuk menghitung usia kehamilan. Cara pertama adalah cara manual dengan metode perhitungan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) atau cara kedua dengan melakukan tes Ultrasonografi (USG), berikut penjelasannya.

MENGHITUNG USIA KEHAMILAN DENGAN HPHT DAN USG

Perhitungan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

HPHT adalah cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan perhitungan siklus haid, yang perhitungannya berdasarkan tanggal dan bulan terakhir kalinya haid.  Caranya dengan menggunakan rumus Neagle, yaitu:

Tanggal terakhir haid ditambah (+) 7, kemudian bulan terakhir haid dikurangi (-) 3, lalu tahun ditambah (+) 1. Misalnya haid terakhir adalah tanggal 3-9-2013, bisa diketahui waktu persalinan adalah dengan cara:

3 + 7, 9 – 3, 2013 + 1

Maka perdiksi kelahiran bayi adalah tanggal 10-6-2014.

Jika Anda menggunakan cara HPHT, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Rumus Neagle hanya bisa digunakan bagi yang memiliki siklus haid yang normal selama 28 sampai 30 hari.
  • Jika mengalami siklus haid yang sebentar atau kurang dari normal, maka perhitungannya dikurangi dua hari. Sedangkan jika siklus haidnya lebih dari siklus normal maka proses persalinanya akan mundur sebanyak 12 hari.

Tes Ultrasonografi (USG)

Jika cara menggunakan perhitungan HPHT masih membuat ragu, Anda bisa menggunakan cara menghitung usia kehamilan yang lebih akurat yaitu dengan melakukan tes Ultrasonografi (USG) di rumah sakit atau di klinik dokter spesialis kandungan. Cara kerja tes USG dengan menggunakan gelombang yang memiliki frekuensi tinggi melalui dinding rahim. Gelombang tersebut menghasilkan pantulan gema yang kemudian terkoneksi dengan komputer berupa gambaran janin. Dengan mengetahui panjang janin, ukuran jantung, tengkorang, dan organ tubuh lainnya maka bisa diketahui usia kehamilan.

Selain untuk mengetahui usia kehamilan, tes USG bisa digunakan untuk mengetahui kondisi janin misalnya: apakah terjadi kelainan, bagaimana letak janin, dan memantau perkembangan janin dsb. Cara menghitung usia kehamilan dengan USG menjadi pilihan banyak orang karena lebih akurat dibandingkan dengan cara perhitungan manual, HPHT.

Dengan mengetahui usia kehamilan diharapkan para ibu hamil lebih waspada, menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri menghadapi persalinan. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda yang sedang mencari informasi mengenai cara menghitung usia kehamilan.