Morning Sickness pada Ibu Hamil

Morning sickness pada ibu hamil hampir dirasakan oleh semua wanita yang tengah dalam masa kehamilan. Ini tidak hanya terjadi pada pagi hari saja, bisa sepanjang hari. Ini disebabkan  perubahan hormon pada masa kehamilan. Tidak  setiap ibu bisa melewati dengan baik Morning sickness ini. Biasanya ini terjadi pada masa trimester pertama atau tiga bulan awal kehamilan walaupun ada berapa ibu yang mengalaminya sepanjang kehamilan. Gejala morning sickness ini sendiri, seperti mual, muntah, dan kepala pusing.  Sungguh hari-hari yang berat harus dilewati sang ibu. Ini tidaklah mudah. Belum lagi aktivitas di luar rumah bagi ibu yang bekerja.

Terlepas dari itu semua, tidak ada alasan bagi ibu untuk tidak memasukkan makanan ke dalam perutnya. Bagaimanapun tidak mengenakkan karena harus mengalami mual dan muntah, namun ibu harus tetap memenuhi asupan gizi sang anak. Pemenuhan gizi yang baik, akan berdampak baik bagi tumbuh kembang cabang bayi.

Apalagi awal kehamilan, nutrisi banyak dibutuhkan dalam pembentukan organ tubuh, seperti organ jantung, ginjal, usus, pembuluh darah, muka, kaki lengan, kepala serta organ yang sangat penting yaitu syaraf yang mengatur kecerdasan anak kelak. Betapa asupan gizi pada awal kehamilan sama sekali tidak bisa diagap remeh. Agar nutrisi terpenuhi, tidak  ada cara lain, ibu harus memaksakan diri menelan makanan meski nafsu makan tidak ada sama sekali.

Cara Mengurangi Morning Sickness pada Ibu Hamil

Ada berapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala morning sickness pada ibu hamil. Yang pertama yaitu sebelum makan, tarik napas dalam dalam hembuskan. Katakan dengan pelan “aku harus makan demi bayiku” “Ini makan yang lezat, sehat buat bayiku” katakan secara berulang, lalu makan hidangan secara perlahan.  Sugesti yang positif pada pikiran akan berpengaruh besar, alam bawah sadar akan merekam, sel-selpun akan merespon. Betapa pikiran positif dan sikap enjoy akan membawa dampak yang sangat besar.

MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL

Kekuatan sebuah pikiran dan sugesti terkadang mengalahkan apapun, termasuk obat termahal sekalipun. Jadi termudah yang harus dilakukan bersikap tenang, jangan cemas. Lewat semua dengan enjoy, seolah itu semua bukan masalah yang besar. Memang tidak mudah, tapi tidak sesulit yang dipikirkan asalkan ibu mau berusaha dan mau melakukannya. Semua pasti bisa dilewati.

Cara mengurangi gejala morning sickness pada ibu hamil yang kedua, ibu harus menyediakan cemilan, kapanpun bisa disantap. Disela-sela duduk santai ataupun sedang melakukan aktivitas. Cemilan itu akan sangat membantu terpenuhinya nutrisi anak. Cemilan seperti roti kering, cukup bagus untuk mengurangi rasa mual dan perasaan ingin muntah. Cara ketiga, usahakan ibu  makan sering tapi dengan jumlah yang sedikit.  Setidaknya dua jam sekali ibu harus makan. Meski ibu tidak lapar sama sekali. Jangan biarkan perut ada kosong sama sekali.

Cara ke empat minum air panas sedikit demi sedikit, hindari air yang dingin. Air yang dingin lebih banyak membuang energi tubuh serta tidak baik bagi kesehatan ibu dapat menyebabkan kembung. Kelima hindari bau-bau yang menyengat seperti minyak wangi, bau amis daging karena  merangsang rasa mual. Serta hindari makan yang banyak mengandung bumbu-bumbuan karena menimbulkan aroma yang menyengat merangsang muntah.

Cara mengurangi gejala morning sickness pada ibu hamil yang terakhir adalah dengan menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh. Sebenarnya boleh mengkonsuminya tapi dalam porsi yang sedikit. Usahakan banyak makan yang mengandung zat besi, kalsium, protein, vitamin dan mineral  seperti kacangan-kacangan, wortel, brokoli, kol. Selain itu ibu juga harus menghindari makanan mentah, setengah masak.

Itulah tips-tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala morning sickness pada ibu hamil. Dengan cara tersebut, morning sickness bisa dilewati dengan baik dan bayi pun sehat.