Gangguan Saat Hamil Muda

Hamil muda sering menganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan pencernaan juga salah satu yang akan dirasakan saat menjalani kehamilan awal. Kehamilan pada fase trisemester pertama biasanya banyak menghadirkan gejolak perasaan bagi si calon ibu. Beberapa perasaan yang biasanya menyertai saat awal kehamilan, di antaranya muntah secara terus menerus, pusing kepala, tidak enak badan, nafsu makan hilang, mood naik turun dan mual tidak jelas.

Perasaan mual saat hamil muda disebabkan oleh kerja hormonal di dalam tubuh mengalami tekanan oleh janin yang semakin membesar dan memicu asam lambung keluar dari tenggorokan, kemudian disebut sebagai refluks asam. Janin yang membesar juga akan mempengaruhi kerja lambung lebih lambat untuk menyerap makan, inilah mengapa ibu hamil sering mengalami mual.

Hampir 1,5% sampai 2% ibu hamil akan mengalami Hiperemesis gravidarum, atau disebut juga sebagai mual dan muntah secara berlebih. Setiap orang memiliki karakter metabolisme tubuh berbeda-beda, mual dan pusing ternyata tidak selalu terjadi. Sebagian orang bahkan tidak mengalami gangguan seperti ini.

HAMIL MUDA

GANGGUAN SAAT HAMIL MUDA

Gangguan saat hamil muda seperti Hiperemesis gravidarum berdampak buruk. Seorang ibu hamil akan mengalami dehidrasi, tidak memiliki nafsu makan sama sekali, sehingga akan mengakibatkan gangguan elektrolit dan metabolisme tubuh. Gangguan gangguan semacam inilah yang akan menganggu janin dan ibu itu sendiri. Muntah yang terjadi secara umum akan berlangsung selama dua puluh minggu. Di masa inilah sering terjadi penurunan berat badan, efek dari kekurangan asupan makanan.

Hamil muda tidak boleh di anggap enteng, apalagi jika gejala sampai menganggu aktivitas dan kinerja metabolisme tubuh. Dampak dari banyaknya cairan yang dimuntahkan saat hamil selain dehidrasi ternyata akan mengalami gangguan kadar hormon HCG dan Estrogen. Hormon HCG dan estrogen inilah yang berfungsi sebagai pengontrol otak. Human Chorionic Gonadotropin inilah yang bekerja meningkatkan kadar produksi horman progesteron indung telur. Kadar hormon ini cukup tinggi di dalam darah yang menciptakan rasa mual dan muntah. Jika pernah melihat janin yang terhubung dengan plasenta, hormon HCG inilah dilepaskan lewat plasenta ibu.

Salah satu penyebab terjadinya gangguan mual pada hamil muda karena disebabkan oleh berat badan menurun, saat berat menurun denyut nadi calon ibu dapat meningkat lebih cepat, dalam satu menit dapat mencapai 100 kali disertai darah turun. Asupan gizi juga salah satu yang menyebabkan calon ibu mengalami kekurangan nutrisi. Ketika nutrisi tidak dapat dicerna oleh tubuh, maka yang akan terjadi adalah janin mengalami gangguan perkembangan.

Janin yang mengalami gangguan perkembangan secara terus menerus akan menyebabkan janin mengalami cacat fisik, atau bahkan bisa juga saat bayi lahir mengalami idiot, autis maupun gangguan jiwa. Bahaya saat hamil yang disertai muntah secara berlebihan dan parah dari yang lainnya, gangguan hati mengancam ibu hamil muda tersebut.

Salah satu cara agar tidak kehilangan nutrisi dan tetap mendapatkan asupan makanan sehat selama menjalani hamil muda adalah dengan membiasakan untuk memakan makanan selama hamil. Meski terasa mual, makanan adalah nutrisi utama ibu hamil yang wajib didapat agar kehamilan berjalan sehat, normal, dan lancar.